10.11.2017

Menyusuri Jejak Indonesia

Di kelas 8 ini, aku dan teman-teman sudah membuat 2 proyek, yang pertama adalah proyek peta dan yang kedua adalah proyek karya mekanis.  Proyek karya mekanis ini merupakan sebuah karya yang menggambarkan Indonesia sejak jaman purba sampai orde baru.  Di karya ini, aku membuat sebuah karya yang tema besarnya adalah agama Hindu.  Tujuan dari karya mekanis ini adalah untuk membagikan pengetahuan kami kepada orang banyak dalam bentuk karya visual. 
Karya yang aku buat tentang agama Hindu, dan kalau secara spesifik, aku menggarap di kerajaan Majapahit.  Dalam karya ini aku menampilkan Mahapatih Gajah Mada dan 2 prajurit lainnya. Dalam karya ini aku hanya memberikan latar belakang yang biasa saja dan tidak banyak menceritakan keadaan.  Dalam karya ini aku menggunakan 1 buah dus yang aku bagi 2 yang kemudian aku jadikan bagian utama.  Disana aku membuat mekanisnya dengan menggunakan karpet bekas dan beberapa tusuk sate.  Bahan yang aku gunakan dalam membuat karya mekanis ini sangatlah sederhana dan mudah kita jumpai bahkan biasanya barang-barang tersebut kita buang.  Jujur sebelum membuat karya ini,aku tidak kepikiran bahwa karya ini akan menarik dan bagus.  Pada awalnya aku berpikir bahwa karya ini akan sangat susah dan membosankan, tapi ternyata setelah eksekusi, tidak sesusah dan se membosankan seperti yang aku bayangkan.  Jadi karya yang aku buat itu menceritakan tentang Gajah Mada yang sedang bersiap perang dan ceritanya dia juga lagi membacakan sumpahnya yaitu Sumpah Palapa yang isinya ia tidak akan memakan buah palapa sebelum berhasil menyatukan Indonesia.  Karya mekanis yang aku buat juga menceritakan Gajah Mada yang sedang ada di hutan pohon maja. 
Sebelum mulai membuat karya, aku dan teman-teman saling berbagi informasi tentang linimasa terbentuknya Indonesia kemudian setelah itu, aku dan teman-teman saling membagi tema, dan beberapa tema besarnya adalah evolusi manusia purba, kerajaan Hindu, kerajaan Budha, masa kemerdekaan dan masa orde baru.  Setelah membagi-bagi tema besar, aku mulai melakukan riset dan melihat beberapa video tentang mekanis. Kata kunci yang kami gunakan ada banyak salah satunya adalah automaton, setelah mengetik, akan keluar banyak sekali video-video tentang karya mekanis.  Setelah selesai mencari beberapa informasi, aku mulai membuat gambar rancangan karya kemudian mulai mencari kardus yang bisa aku gunakan.  Setelah rancangan gambar disetujui oleh kakak, aku mulai mencoba membuat karya mekanis (belum yang final) dan ternyata setelah mencoba, mekanisnya tidak berjalan dengan baik, kadang macet dan kadang gak jalan sama sekali.  Akhirnya aku pun meriset ulang tentang karya mekanis kemudian aku menemukan cara gerak karya mekanis yang lebih mudah dan ternyata setelah dicoba bisa berjalan dengan baik.  Tanpa menunggu lama, aku langsung membuat karya mekanisnya dan dalam 2 hari, mekanisnya sudah berjalan dengan baik dan disana aku merasa sangat senang.  Setelah itu aku mulai menggambar Gajah Mada dengan kedua prajuritnya. Disana aku merasa sangat kesulitan, karena memang aku kurang bisa maksimal dalam menggambar apalagi menggambar hewan, itu sudah menjadi kelemahanku sejak dulu.  Saat itu aku sempat merasa putus asa karena takut juga karyanya jelek.  Akhirnya aku memutuskan untuk mencari di youtube cara menggambar kuda dan ternyata ada.  Rasanya senang sekali, karena aku akhirnya bisa menggambar kuda dengan bagus.  Setelah menggambar 3 kuda beserta prajuritnya, aku melanjutkan karyaku, aku mulai memasangkannya ke karya mekanis yang besarnya, kemudian minta saran ke kakak.  Setelah itu, Kak Diki dan Kak Olin bertanya pada aku bagaimana kalau dikasih background? Setelah aku pikir-pikir dan aku pertimbangkan,akhirnya aku membuat latar belakangnya.  Mengerjakan latar belakangnya menurutku terlalu lama, karena aku sudah sedikit males ngerjainnya tidak tau kenapa, tapi aku paksakan dan akhirnya selesai juga mengerjakan latarnya walaupun baru selesai setelah 1 minggu.  Setelah semua karya mekanisku selesai, sudah dengan cat, aku membantu beberapa teman karena memang aku masih memiliki banyak waktu yang tersisa.  Di beberapa hari terakhir, aku memaksimalkan lagi karyaku dengan menambahkan origami burung dan tulisan “Mahapatih Gajah Mada”. Oh iya, ditengah-tengah waktu membuat karya ini, kami kedatangan seorang narasumber yaitu kak Maliyanti atau sudah biasa dipanggil Ibu Kardus.  Saat beliau datang, beliau banyak berbagi cerita dan banyak membantu aku dalam pembuatan karya ini.  Sebelum beliau datang, kuda yang aku buat  geraknya bukan keatas melainkan muter-muter gak jelas.. Nah setelah beliau datang dan mengetahui masalah aku, beliau memberikan beberapa saran yang sekarang aku gunakan dan ternyata saran tersebut sangat ampuh dan hasilnya sangat memuaskan, kuda yang ada di karya aku jadi tidak muter-muter. Alokasi waktu yang kami gunakan dalam membuat karya mekanis ini kurang lebih 2 bulan dan ternyata setelah dilihat, aku lumayan puas dengan karya mekanisku, karena dengan mood aku yang gak beraturan dan pemakaian waktu yang kadang gak efektif, tapi hasilnya bisa sama dengan apa yang ada di bayanganku dan mekanisnya bisa berjalan dengan baik. 
Dari proyek ini aku belajar menjadi orang yang lebih sabar dan jangan tergesa-gesa dalam mengerjakan sesuatu.  Aku juga belajar untuk menjadi orang yang tidak mudah putus asa dan tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan sebelum tahu apa yang sebenarnya terjadi.  Selain itu aku juga belajar bahwa membuat sebuah karya yang bagus tidak harus selalu menggunakan bahan-bahan yang sama bagusnya dan mahal, kita bisa menggunakan bahan-bahan dirumah yang sudah tidak terpakai dan sudah mau dibuang kemudian mengubahnya menjadi karya yang bagus bahkan bermanfaat bagi orang banyak.  Aku juga jadi seperti merecall ulang sejarah Indonesia yang sudah sempat aku lupakan.  Sungguh menyenangkan proyek kali ini, karena yang awalnya aku anggap negatif malah menjadi kegiatan yang paling aku sukai.  J